Rabu, 14 September 2016

BELANJA CASH TANPA UTANG

Setiap kita memiliki kebutuhan yang sebagian besar memerlukan uang untuk memenuhinya. Tapi Sayangnya, sebagian besar dari kita memiliki keterbatasan pula dalam hal berapa besar uang di kantong. Nah, berikut ini adalah beberapa tips untuk bebas belanja tanpa harus ngutang!
1. Nyadar Diri dong
Satu hal yang sering kali mengakibatkan seseorang masuk dalam jerat hutang adalah GENGSI! Berbagai macam alasan seperti: “Malu dong, bajunya itu terus setiap kondangan!” atau “Katanya jabatan tinggi, tapi kok mobilnya cuma kayak gini..” atau “Kerja di kota , kok tidak bisa memperbaiki rumah di kampung, kasihan kan.. orang tua nya..” atau “Masak hari gini anak anak tidak punya Smartphone?!” atau “Masak tetangga udah pernah ke bulan kita belum pernah?” dan seterusnya.
Apapun alasannya, nggak perlu repot membandingkan dengan orang lain, gak usah mikir pendapat dan kata kata orang lain. Objektif saja, mana yang kebutuhan, dan mana yang keinginan. Ketika sudah nggak ‘nyadar diri’, maka dengan mudah seseorang berutang untuk memenuhi keinginannya. Konsumtif
Apalagi, saat ini memang ada banyak kemudahan untuk berutang. Mulai dari DP rendah untuk kendaraan bermotor, cicilan ringan bahkan 0% untuk barang-barang konsumsi, kredit tanpa agunan, dan seterusnya. Jadi, perhatikan kemampuan keuangan kita. Pastikan porsi semua cicilan tidak lebih dari 30% penghasilan, dan usahakan untuk tidak memiliki utang untuk tujuan konsumtif.
2. Buat catatan atau pembukuan
Sebagai langkah nyata dari poin 1, yuk, mulai mencatat dan membukukan. Banyak orang lebih mudah memvisualisasikan dan memetakan sesuatu apabila tertulis di atas kertas, bukan hanya di dalam angan dan pikiran. Mencatat membuat kita lebih ‘sadar’ dalam penggunaan uang, lho!
Coba biasakan membuat daftar belanja. Fokus hanya pada apa yang dicatat, sehingga godaan untuk membeli barang lainnya akan berkurang.
Berikutnya, miliki catatan pengeluaran. Ketahui ke mana uangmu dibelanjakan. Seharusnya, kalimat “Kok uang sudah habis lagi, ya.. rasanya baru tadi pagi ke ATM..” akan lebih jarang terdengar.
Di tahap berikutnya, mulailah analisa dan selidiki pengeluaranmu. Apakah pengeluaran lebih besar, sama atau lebih kecil dari penghasilan? Komponen apa yang menghabiskan uang setiap bulannya? Dari analisa pengeluaran inilah, kita akan belajar untuk mengelola keuangan dengan lebih baik lagi.
Yuk, untuk mencegah jerat utang, atau gali lubang tutup lubang, mulailah lakukan langkah sederhana di atas. Semoga berhasil!
Sumber

    Choose :
  • OR
  • To comment
Tidak ada komentar:
Write comments

Advertisement

VIDEO VIRAL