- Banyak banget yang tertarik untuk memulai sebuah bisnis. Dengan berbagai alasan. Tetapi kadang kita semangat saat berdagangnya, dan lupa bikin bisnisnya.
- Apalagi kl motivasinya hanya uang saja, maka yang dipikirin adalah "gw jual berapa, titik. Omzet omzet omzet. Lupain aja bisnisnya.
- Blm sempat sadar, bisnisnya gak berkembang, mungkin stock numpuk tapi uang entah ke mana, dagangan jalan, tapi bingung, untung gak ya?
- Ini biasanya karena kita gak mikirin kalau bisnis itu sebuah "entity" dengan sistem yang bisa menggerakkan supaya menghasilkan profit.
- Bisnis gw kecil dibandingin bisnis lain. Tapi kalo inget awal mulai, berkembang, ketahuan belajar dari kesalahan.
- Gw termasuk orang yang memulai bisnis tanpa perlu ngotot nyari duit. Gw ibu tukang las, buruh, bisnis biar seru.
- Gw tau ada teman temen yang resepnya harus "kepepet" dulu biar bisnis jalan. Nah kebetulan gw gak. Istri gw support keuangan keluarga 60%.
- Jadi waktu mulai bisnis, semua dimulai dg idealisme. Boro boro mikirin profit :p .
- Jadi kesalahan no1 = no business plan :) gak berarti bikin bisnis harus ada business plan dulu. Tapi ya belajar dong. Sekarang jadi punya.
- Menurut gw ya... Mulai bisnis itu resepnya 1: MULAI! Begitu udah mulai, mau gak mau mikir. Di sini Business Plan bisa dibentuk.
- Businiss Plan sederhana: what who how. Ini gw kembangin waktu ikut networking. Project seru.
- "What" Bisnisnya apa? Gw paling gemes kalo ada yg nanya : apa bisnis yg oke? Ya kalau tau udah gw bikin gak bilang sama lo.
- Jadi waktu mau bikin bisnis »"what"nya dbahas.Cara bikin Plan itu kaya apa sih?
- Jadi untuk tau "what" dr bisnis yang kita tekuni, kita mesti kursus di mana2,, gak malu2 untuk belajar
- "Who" Yg mau bayar kita siapa? Pembeli ya bukan peminat atau sekedar suka sm produk/jasa kita. Definisinya harus spesifik.
- Semua bisnis pasti punya "pembeli pertama". Kenalan! Cari tau mereka kaya apa, kenapa mereka sampe bersedia membeli / bayar kita.
- "Who are these people?"
- Sampe ketauan "Who", klien pertama ini punya persamaan : percaya+kenal banget.
- Akhirnya bisa kembangin "How". Cara jualan lbh jelas, sdh tau "What" & "Who". Prosesnya 2thn lho hehehehehe Business Plan telat tapi ada!
- Kl gak bikin BussPlan sederhana WhatWhoHow itu... Mungkin gak pernah bisa identifikasi kebutuhan dan need mereka.
- Gw pegang prinsip sederhana aja. Tahun berikut harus lebih bagus. Tahun ke tahun selalu ada kesalahan, pelajaran, prestasi baru lagi.
- Dan gw yakin ada banyak lagi pelajaran dari orang2 yang bisnisnya udah duluan, jauh lebih besar dari bisnis yang gw rintis. Jadi gw suka "nguping" :)
- "Pick on somebody's brain"»dari kenalan,dengerin ceritanya ,belajar ,dia udah ngapain aja. Seru deh.Cek ,temen kita kayak apa.
- Waktunya gak cukup untk bikin semua kesalahan & belajar sebanyyk itu. Jadi selain belajar dari kesalahan sendiri, denger cerita orang.
- Bikin BusinessPlan di 2009 mulainya cuma WhatWhoHow. Itu belum ada itung2an untung ruginya yah. Gw baru bikin dengan projection tahun 2010
- Ini bisnis kecilku bukan bisnis raksasa. Gw menikmati setiap proses belajarnya. Dan perubahan + perbaikan yg harus dilakukan setiap waktu.
- Untuk bisniskecilku. Gw percaya kelebihan utama kita: populasi yang besar. Jd bisnis yg langsung link dengan populasi harusnya bisa dikembangin.
- Contoh: makanan, energi, properti, sampe kebutuhan untuk "gaya" dari pakaian, sepatu, elektronik » direct link to population.
- Fakta: Org bikin resto itu banyak banget. Yang tutup juga banyak kan? Jadi bukan soal "bikin bisnis apa ya?" Ya lo maunya apa siapa bagaimana?
- Jadi kalau ada yang nanya "bikin bisnis yg begini prospeknya gimana?" Brisik ah, bikin ya bikin aja yuk. Gagal, bangun lagi, lagi, lagi dan lagi.
Jumat, 03 Februari 2012
BUSINESS SCHOOL dari mrs. Hananto
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Write comments