Jumat, 03 Februari 2012

KONTROL PENGELUARAN ANDA


Rasionalisasi Pengeluaran
Meskipun UMK sudah goal, seperti di Bekasi, dan tentunya adanya kenaikan penghasilan yang lumayan lah, kisaran 400 ribuan untuk "bangsawan" alias bangsa karyawan, terutama di pabrik pabrik. tetapi semua harga kebutuhan dasar dan pokok selalu melambung.
Lonjakan harga-harga  yang tidak diimbangi dengan naiknya pendapatan,  akan menggiring kita  untuk  menyesuaikan gaya hidup menjadi lebih rasional. Terpangkasnya pengeluaran membuat kita berpikir berkali-kali setiap kali membeli suatu barang. Barang kebutuhan pokok  menjadi prioritas, sementara pembelanjaan spontan,  ditinjau ulang. Singkatnya  berhemat.

Cobalah mengendalikan hasrat atau keinginan, bedakan antara keinginan dan kebutuhan. Berbelanjalah berdasarkan kebutuhan Anda dan perhitungkan mana kebutuhan pokok yang mutlak dan mana kebutuhan realistis yang masih bisa disesuaikan anggarannya.

Jangan jadikan gengsi sebagai prioritas dalam berbelanja. Keterbatasan anggaran membuat perbaikan perilaku pembelanjaan semakain penting. Mungkin tidak ada anggaran lagi untuk membeli pakaian, sepatu, atau  asesoris  bermerk, juga gonti-ganti hanphone hanya sekedar menjaga gengsi. Terapkanlah  kiat-kiat merawat barang- barang yang sudah kita milki agar bisa tampil rapi dan hemat biaya. 

Lakukan strategi meminimalkan beban rekening listrik, telpon, dan air. Misalnya gunakan alat listrik berdaya rendah dan hematlah  penggunaanya. Terapkan juga cara-cara pengehematan telpon biasa  dan pulsa HP, misalnya biasakan membicarakan hanya hal-hal penting ditelpon, menggunakan kartu pra bayar, kurangi kegiatan chatting di internet.  Iritlah  juga dalam penggunaan air, jadwalkan penggunaan pompa listrik, gunakan air 3-4 ember untuk cuci mobil / motor, karena selang air membuat air bersih  banyak terbuang.

Kalau mau rekreasi perlu namun tidak harus mahal. Cobalah menggali hakikat rekreasi dari hal-hal yang sederhana. Misalnya melakukan kegiatan bersama keluarga di rumah. Intinya, pemangkasan biaya rekreasi tidak harus mengurangi makna rekreasi itu sendiri

    Choose :
  • OR
  • To comment
Tidak ada komentar:
Write comments

Advertisement

VIDEO VIRAL